Tuesday, December 2, 2014

Ini Daftar Tarif Baru Kereta Api Ekonomi Yang Bikin 'Gigit Jari'






Tak akan ada lagi kereta api bertarif "murah". Mulai 1 Januari 2015, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak lagi memberlakukan tarif subsidi (public service obligation/PSO).



Jadi, perjalanan kereta ekonomi jarak menengah dan jarak jauh dikenakan tarif komersial. Diperkirakan, kenaikan tarifnya mencapai 150 persen per perjalanan.



"Kenaikan untuk jarak menengah dan jarak jauh. Tarif perjalanan kereta dikenakan tarif komersial," ujar Agus Komarudin, Humas KAI Daop I, kepada tvOne, Selasa 2 Desember 2014.



Berikut ini daftar kereta api ekonomi jurusan Jawa yang naik harga mulai 1 Januari 2015. Harga tarif berlaku untuk satu penumpang.



KA Logawa dari Rp50.000 menjadi Rp115.000

KA Kertajaya dari Rp50.000 menjadi Rp135.000,

KA Brantas dari Rp55.000 menjadi Rp135.000

KA Kahuripan dari Rp50.000 menjadi Rp125.000

KA Kutojaya Utara dari Rp40.000 menjadi Rp90.000

KA Bengawan dari Rp50.000 menjadi Rp110.000

KA Progo dari Rp50.000 menjadi Rp100.000

KA Pasundan dari Rp55.000 menjadi Rp130.000

KA Sritanjung dari Rp50.000 menjadi Rp110.000

KA GBMS dari Rp55.000 menjadi Rp140.000

KA Matarmaja dari Rp65.000 menjadi Rp150.000

KA Tawangjaya dari Rp45.000 menjadi Rp95.000

KA Serayu dari Rp35.000 menjadi Rp95.000

KA Kutojaya Selatan dari Rp35.000 menjadi Rp70.000

KA Tegal Arum dari Rp25.000 menjadi Rp55.000

KA Tawang Alun dari Rp30.000 menjadi Rp65.000



(sumber: http://ift.tt/1v9yR9L)



Tarif baru kereta api ekonomi yang ditetapkan pemerintahan Jokowi ini tentu akan bikin 'gigit jari' bagi pengguna dan pelanggan kereta api ekonomi. Setelah harga BBM naik, harga barang-barang melangit, sekarang transportasi publik.







sumber : http://ift.tt/11N2uXi

No comments:

Post a Comment